Inilah Yang Akan Terjadi....!!! Tali Pusat Bayi TIDAK DIPOTONG Saat Lahir, Bagaimana Menurut Bunda...????

Bunda, Lotus birth adalah sebuah prosedur kelahiran alami yang tidak menggunting tali pusat saat bayi lahir serta saat ini tengah jadi trend di kalangan dokter dan bidan.


Tanya jawab seputar lotus birth. 

T : Apa itu lotus birth?

J : Satu prosedur kelahiran di mana begitu bayi dilahirkan, tali pusat bayi dilewatkan tersambung dengan plasenta atau ar!-ar!, hingga puput atau terlepas sendiri dari tubuh bayi. Tujuannya yaitu membiarkan plasenta menunaikan ”tugas” terakhirnya, yakni membantu melepas tali pusat dari tubuh bayi.

Lotus Birth, sebagai sisi dari metoda gentle birth, adalah gerakan back to nature yang akan mengembalikan kearifan lama dalam hidup manusia. Saat manusia temukan beragam perkakas, manusia menginginkan hidupnya lebih cepat, praktis, serta nyaman. Tetapi tehnologi juga membawa dampak pada terganggunya serasi kehidupan, termasuk pada bayi baru lahir. Saat kita menghilangkan unsur-unsur kerepotan serta keribetan, jadi dengan cara tidak sadar kita sudah kehilangan faedah tersembunyi dibalik satu peristiwa alamiah. Saat kita membiarkan tali pusat bayi digunting saat bayi dilahirkan, jadi kita mengakibatkan bayi kehilangan faedah plasenta pada awal kehidupannya didunia.

T : Kenapa pengguntingan tali pusat bayi tidak dianjurkan pada lotus birth?

J : Pemotongan sisi badan bakal menyebabkan perlukaan. Sebagai reaksi pada ada luka, badan lakukan sistem peradangan manfaat mengobati luka. Darah dipompa semakin banyak ke daerah luka, hingga daerah itu ”berdenyut” serta menyebabkan rasa tak nyaman. Itu juga yang berlangsung waktu tali pusat bayi dipotong. Sisi abdomen bayi alami perlukaan, menyebabkan rasa tak nyaman saat luka ”berdenyut”.

T : Sesungguhnya, apa manfaat plasenta sesudah keluar dari r4h!m ibu?

J : Saat plasenta dilahirkan -sesaat sesudah bayi lahir- organ itu sesungguhnya masihlah menyalurkan darah yang kaya nutrisi serta beberapa zat mineral (ureum, natrium, iron dsb), dan oksigen pada bayi.

Tetapi, pemotongan tali pusat bakal ”memutus” penyaluran darah serta oksigen itu, hingga bayi kehilangan peluang untuk memperoleh sekitaran 30 mililiter darah dari plasenta, yang nutrisinya sepadan dengan 600 mililiter darah orang dewasa. Cara Lotus Birth menanggung kesempatan bayi memperoleh konsumsi darah serta oksigen dari plasenta.

T : Apa faedahnya untuk bayi?

J : Satu diantaranya yang diterangkan dalam satu riset yaitu tingkah laku bayi-bayi yang melakukan Lotus Birth lebih tenang, tidur lebih pulas serta menghisap ASI dengan tambah baik di banding bayi-bayi yang tali pusatnya digunting. Peluang hal semacam itu karena sebab bayi yang melakukan Lotus Birth tak alami luka yang ”berdenyut” serta mengganggu.

T : Adakah faedahnya diliat dari segi psikologis?

J : Sistem persalinan adalah fase transisi dalam kehidupan bayi. Pada peristiwa persalinan, dalam waktu relatif cepat lingkungan hidup bayi beralih, dari r4h!m ke dunia. Lotus Birth meminimalisir trauma pada fase transisi itu. Tetaplah tersambung dengan plasenta dan
tali pusatnya -tidak cepat-cepat direnggut serta dipisahkan- dipercaya bakal bikin bayi melakukan awal kehidupannya didunia dengan lebih familiar, relaks serta tenang, tanpa ada rasa gamang akibat ”kehilangan” serta ”perpisahan” mendadak dengan penyokong

hidupnya didalam r4h!m. Diinginkan situasi hati bayi yang tambah baik bakal mensupport sistem bonding pada bayi dengan bunda serta keluarganya.

T : Bagaimana perawatan plasenta yang belum 'puput'?

J : Waktu bayi mandi, plasenta mesti turut dibikin bersih, kemudian dikeringkan lewat cara ditekan-tekan memakai handuk. Plasenta disimpan kembali di waskom dengan ditaburi garam laut/garam kristal serta dibubuhi minyak aromaterapi, untuk menghindar bau. Aromaterapi yang diambil umumnya lavender, sebab berbentuk menentramkan serta tak disenangi serangga. Lotus birth dipercaya mempercepat puputnya tali pusat. Sesudah puput, tali pusat serta plasenta dikubur seperti umum.

Utama untuk di ketahui : Lotus Birth tidak bisa dikerjakan bila tali pusat bayi pendek, bayi asfiksia berat, hasil tes`APGAR bayi begitu rendah serta pada masalah retensio plasenta atau plasenta tak kunjung terlepas dari dinding r4h!m. Tetaplah bisa ditempuh pada bayi prematur, pada bayi yang dilahirkan dengan cara caesar serta setelah prosedur pengambilan darah tali pusat untuk disimpan di bank darah tali pusat.

Konsultan : Dr. I Nyoman Hariyasa Sanjaya, SpOG serta bidan Hartati Saragih, S. ST, Copy-paste Bapak Bunda
Inilah Yang Akan Terjadi....!!! Tali Pusat Bayi TIDAK DIPOTONG Saat Lahir, Bagaimana Menurut Bunda...???? Inilah Yang Akan Terjadi....!!! Tali Pusat Bayi TIDAK DIPOTONG Saat Lahir, Bagaimana Menurut Bunda...???? Reviewed by Unknown on 17.28 Rating: 5

Tidak ada komentar